TULISAN AYUGHIENA 2


Jelas sudah, tapak jejak kaki ini nampak di hamparan kehidupan yang tak pernah tau akan bagaimana dan seperti apa..
hanya tapak gontai yang terseok-seok meraba jalan yang tertutupi kabut hitam yang tak terlihat.mungkin orang melihatku sebagai jasad yang tak bercahaya.

Tidak!
Bukan itu saja, aku mungkin wanita yang tak bernyawa. Yang melangkah hanya mengikuti alur yang tak pernah terlihat.
Dan hati  yang tak pernah mendapatkan apa yang diinginkannya..dia hanya bisa berteriak menyuarakan aspirasinya seperti halnya para demonstran yan tak pernah dihiraukan para pejabat tinggi... hanya terlihat saja tanpa didengar,,
Aku terdiam dia ingin berlari, aku berlari dia ingin aku istirahat, dan aku istirahat dia berteriak memintaku bangun,,,
aaaacchhhrrgggg.................

Hatiku memang tak terpahami karna memang diriku tak mengenali hatiku sendiri..
Dia terus berteriak tanpa tahu keadaanku seperti apa, keadaan yang terhimpit antara keegoisan seorang manusia,ingin ini tapi gak boleh, ingin itu tapi kutakut ingin yang disana ah itu hanya pelampiasan saat aku tak bisa mendapatkan semuanya..

Apa yang kau inginkan hati??

Tak lelahkah kau siksa aku seperti ini?

Seperti budak yang hanya mendengar titah tanpa upah...
aku bingung hati, kau hanya berteriak sementara aku yang melangkah,, langkahku tertatih hati...
aku tak bisa.Tolong hentikan siksaan ini..bantu aku tuk hadapi semua ranjau ini, bantu aku agar aku bisa mendapatkan apa yang kamu iinginkan,,
jangan pernah lagi ragu,takut dan mendengar fikiran yang akan membuatmu kotor...

Posting Komentar

Entri Populer